PEKANBARU, (KanalKini.Com) - Viralnya di sejumlah media sosial dan madia online beberapa hari terakhir. Yang di sebut sebagai Debt collector Bernama Gustiawan Tarmizi alias Gusti di dalam vidio tersebut. Yang mana GT adalah Marketing Mitsubisi disalah satu Showroom mobil Mitsubisi yang ada di kota Pekanbaru, bukan lah sebagai Debt collector.
Sebagaimana klarifikasi GR pada pemberitaan media sebelumnya. Telah menjelaska dan mengatakan. "Saya Marketing PT Pekanbaru Berlian Motor ( Mitsubishi Fuso Truk) Bukan Debt collector (leasing).
Persoalan yang sebenarnya berawal dari castamer kita bernama Sozanolo Waruwu dari perawang mengajukan pembelian mobil canter diesel dengan kita tahun 2024 lalu, disaat itu dia tidak punya DP untuk membayar dari 32.700.00, sementara waktu itu dia hanya memberikan tanda jadi sebesar Rp2 juta dengan janji sisanya di cicil, lalu sozanolo ini minta tolong ke saya untuk di bantu agar keluar unit nanti kalau sudah jalan mobilnya saya cicil dengan abang (Gustin sales) maka GT bayarkan DP ke leasing dengan di tranfer (bukti Transfer ada) unit mobil di antarkanlah supir kita ke perawang saat itu.
Kemudian SW mulai menyicil ke saya bulan Agustus bayar Rp 5 jt dan bulan September 2024 dia bayar lagi Rp.5Jt, setelah itu SW tidak lagi melakukan pembayaran sisa utangnya dengan berbagai alasan (Sozanolo)red, dari DP 32.700.000 dan telah dibayar Rp.12Jt sisa utang DP nya Rp.20.700Jt lagi.
Dan di Tahun 2025 nomor WA saya di blokir oleh SW sampai saat kejadian di tanggal 23/12/2025. Pada saat itu ketempatan lihat mobil tersebut service di bengkel di kantor, lalu saya tanyakan supir nya dimana pak SW kata supir di perawang, maka disitu saya minta supirnya untuk memhubungi SW, setelah itu terjalin komunikasi dengan SW janjian kami ketemu di cucian mayce dan sambil saya arahkan supirnya di lokasi, sambil menunggu SW saya ambil kunci mobil ke supir SW. Jelas GT kepada media Sabtu, 27/12/25 disalah tempat di pekanbaru.
Lanjut sumber. lalu saya tunggu sampai sore hari memang mereka datang 3 mobil kurang lebih 15 orang tanpa ada SW, lalu saya ajak mereka duduk dulu untuk menjelaskan tetapi mereka tidak mau dengar langsung minta kunci dan narek-narek saya secara paksa dan kasar, secara (Arogan) sesuai yang ada di vidio di media sosial.
Sekali lagi saya katakan. Secara kebetulan pada saat kejadian, ada Anggota TNI AD dari Kavileri duduk satu meja dengan saya, karena mereka lihat ada keributan. Mereka berupaya meleraikan seperti yang terlihat di vidio yang beredar. Artinya, saya katakan tidak ada kaitan Oknum TNI dalam masalah saya ini dan bisa saya pastikan, dan sekali lagi saya mengatakan. "Saya bukan debt collector seperti yang lagi viral di media sosial murni hutang piutang. Ucap GT, dengan hati dan perasaan kecewa dengan perilaku Sozanolo Cs dan dirinya di tuduh Debt Kollector. Jelasnya.
Atas kejadian tersebut diatas. Media yang menkonfirmasi kepada A. Heri Gea salah satu orang tua yang ada di dalam vidio tersebut (Tokoh masyarakat Nias di Kab. Siak)
Mengatakan, Yang saya tau, lihat dan dengar. Menurut penyampaian keponakan saya Sozanolo Waruwu tidak ada utang nya kepada GT. DP itu sudah saya bayar 12 juta rincian tanda jadi Rp 2Jt yang di bayar kan pada bulan Maret 2024. Lalu pada Agustus Rp 5Jt dan September 2024 Rp 5Jt. Jelas A.Heri Gea menurut penuturan atau keterangan dari Sozanolo Waruwu. Dengan menyampaikan melalui aplikasi WhatsApp pribadinya, dan dalam Chat WhatsApp nya juga, "GT memang bukan debt collector tetapi sales showroom mobil Mitsubishi" ucap nya A.Heri Gea. Lanjut A.Heri Gea bahwa masalah ini sudah kita buat laporan di Polda Riau dan Denpom TNI AD. Ucap A. Heri Gea dengan singkat. Minggu, 28/12/25.
Ditempat terpisah, beberapa poin konfirmasi media ini kepada SW pada senin tanggal 29/12/2025 melalaui Aplikasi WhatsApp pribadinya dengan nomor 085356xxxxxxx. Dan SW membalas melalui chat whatspp dengan mengirimkan bukti Rekening koran dengan uraian bukti transfer uang 2 juta bulan maret 2024, kemudian di kirim lagi bukti transfer uang bulan agustus dan September 2024 dengan masing-masing nilai 5 juta langsung ke Rekening GT. Dan kemudian SW kirim pesan dengan singkat DP mobil dengan sales/Gustin dengan mengatakan, "saya tidak punya utang dengan sales/kepada Gustin. Ucap SW dengan pesan singkatnya.
Lalu media ini menyakan lagi kepada SW. Bagaimana sebenarnya kesepakatan awal dengan GT (Sales), dan DP mobilnya sampai angkat kredit? Dan SW jawab jangan banyak tanya kalau mau jumpa saya aja. Jawab SW. (Rls/MD) ***
Komentar Anda :