Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Dan Swasembada Pangan Nasional
Penguatan Swasembada Pangan Nasional, Riau 1.665 Petani Milenial Terlibat
Selasa, 10-02-2026 - 08:32:24 WIB
Penguatan Swasembada Pangan Nasional, Riau 1.665 Petani Milenial Terlibat ***
TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, (KanalKini) - Syarial Abdi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, menyebutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah melaksanakan Program Swasembada Pangan Nasional sejak 2025.


Daerah (Sekda) Provinsi Riau, menyebutkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah melaksanakan Program Swasembada Pangan Nasional sejak 2025.


Hal tersebut difokuskan pada kegiatan-kegiatan strategis seperti optimasi lahan, cetak sawah rakyat, pompanisasi, irigasi perpompaan, dan perpipaan, yang didukung oleh fasilitasi irigasi, benih unggul, serta pupuk bersubsidi.


Sebagai penguat di lapangan, hingga saat ini telah terbentuk 111 Brigade Pangan, yang melibatkan 1.665 petani milenial, dan dilengkapi dengan berbagai alat dan mesin pertanian modern.


"Pemprov Riau telah membentuk 111 Brigade Pangan dengan total 1.665 petani milenial. Ini adalah bentuk dukungan Pemprov Riau dalam mendorong penguatan Swasembada Pangan Nasional," kata Syahrial Abdi. Senin, 9/2/26.


Dikatakannya, Pemprov Riau menilai hal ini bukan hanya sebagai program produksi, tetapi juga sebagai upaya regenerasi petani dan modernisasi pertanian di daerah.


"Dari sisi kebijakan, dukungan Pemerintah Provinsi Riau bersama kabupaten dan kota kami perkuat melalui instruksi Gubernur Riau tentang peningkatan produksi padi dan jagung, melalui Gerakan Daerah Percepatan Peningkatan Luas Tambah Tanam," katanya.


Gerakan ini turut melibatkan seluruh potensi yang ada, termasuk sinergi bersama TNI, Polri serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.


"Alhamdulillah, berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil yang nyata. Luas tanam meningkat, indeks pertanaman meningkat, luas panen dan produksi juga meningkat. Yang lebih penting, penghasilan petani turut mengalami peningkatan, dan lahan sawah kembali produktif sehingga dapat mencegah alih fungsi lahan," katanya.


Disebutkan Syahrial, pada 2025, produksi padi di Provinsi Riau meningkat sebesar 4,51 persen. Dalam kurun dua tahun terakhir, yakni dari tahun 2023 hingga 2025, produksi padi tumbuh sebesar 12,7 persen, dari 205.973 ton menjadi 232.071 ton.


"Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras Riau tahun 2025 mencapai 133,19 ribu ton, juga tumbuh 4,51 persen. Kondisi ini semakin memperkuat ketahanan pangan daerah serta mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain," katanya.


Namun, dikatakannya Provinsi Riau baru mampu mencukupi sekitar 27 persen dari total kebutuhan konsumsi beras masyarakat Riau. Dengan jumlah penduduk sekitar 6,7 juta jiwa, kebutuhan beras Provinsi Riau diperkirakan mencapai 436 ribu ton per tahun.


"Sehingga, hingga saat ini pemenuhan kebutuhan pangan masih memerlukan pasokan dari luar daerah," katanya.


Syahrial menyebutkan pihaknya sangat mengharapkan dukungan Kementerian Pertanian, baik dalam bentuk kebijakan, pendampingan teknis, maupun penguatan sarana dan prasarana pertanian, agar proses peningkatan produksi pangan lokal di Provinsi Riau dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


"Atas dukungan, arahan, dan perhatian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Semoga sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional," pungkasnya. (Fin) ***


 


 


Sumber: Mcr


 




 
Berita Lainnya :
  • SF Hariyanto: Yakin Riau Bisa Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal
  • Satu Persatu Program Kerja Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Terealisasi 
  • Disnakertrans Riau Berjanji Kembali Lakukan Pemeriksaan Ulang Terhadap Buruh PT. GBI
  • JPU KPK: Keterangan Saksi Sesuai Dakwaan
  • Bobby: Hasil Nyata Dari Sinergi Yang Terbangun Oleh Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 SF Hariyanto: Yakin Riau Bisa Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal
    02 Satu Persatu Program Kerja Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Terealisasi 
    03 Disnakertrans Riau Berjanji Kembali Lakukan Pemeriksaan Ulang Terhadap Buruh PT. GBI
    04 JPU KPK: Keterangan Saksi Sesuai Dakwaan
    05 Bobby: Hasil Nyata Dari Sinergi Yang Terbangun Oleh Pemerintah
    06 Pemprov Riau Perketat Penggunaan DBH Sawit Untuk Infrastruktur 
    07 Agung Nugroho Resmikan Masjid Miftahul Huda Di Kec. Kulim Kota Pekanbaru
    08 Agung: Rotasi Sesuai Dengan Kebutuhan Organisasi Pemko Pekanbaru 
    09 Siapkan Sanksi Jika Sekolah Tetap Laksanakan Perpisahan Di Hotel
    10 Hakim Menilai Tidak Memenuhi Standar Formal Maupun Materiil Dan Menca
    11 Pemprov Riau Dan Kementerian LH Teken MoU Pengolahan Sampah Jadi Listrik 
    12 Agung Apresiasi Kepada Seluruh Peserta Atlet Dan Yang Ambil Bagian Dalam Kejuaraan
    13 Plt Gubri Resmi SF Hariyanto Teken SE Nomor 8 Tahun 2026 
    14 Agung: Kota Pekanbaru Memiliki Tim Reaksi Cepat Pekanbaru Aman 112 
    15 Pemko Pekanbaru Menetapkan Arah Kebijakan Penataan Perangkat Daerah
    16 SF Hariyanto PLT Gubri Terima Audiensi Bulog, Bahas Stok Beras Dan Minyak Goreng
    17 Agung Nugroho Wako Pekanbaru Sampaikan LKPj Tahun 2025 Ke DPRD Kota Pekanbaru 
    18 Agung Nugroho Wako Pekanbaru Geser 43 Pejabat Dan 5 Kepala Dinas Pindah Meja
    19 PLT Gubri: Pemprov Riau Terapkan WFA Dan Batasi Penggunaan Listrik
    20 Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru Kompol MJNK Resmi Dicopot 
    21 Pemprov Riau Siapkan Tambahan Modal Untuk BRK Syariah Dan Jamkrida 
    22 JPU Mengungkap Istilah Kiasan Matahari Adalah Satu Pada Sidang Perdana AW
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kanalkini.com